Level Pendidikan Kepala Desa di Indonesia

Indonesia adalah suatu negara yang besar dengan jumlah penduduk sebanyak 273 juta jiwa. Dengan jumlah penduduk yang banyak, Indonesia juga diimbangi dengan wilayahnya yang luas. Indonesia mempunyai jumlah desa yang cukup fantastis, yaitu sebanyak 81616 desa. Setiap desa mempunyai satu kepala desa yang bertanggung jawab dalam berbagai hal. Untuk menjadi kepala desa, diperlukan pemilihan umum dengan calonnya harus memenuhi syarat-syarat administratif. Dalam syarat-syarat tersebut, tidak satu pun terdapat syarat minimal jenjang pendidikan untuk mengikuti Pemilihan Kepala Desa (Pilkades).

Dalam data yang dikumpulkan oleh Badan Pusat Statistik Republik Indonesia, jenjang pendidikan tertinggi terbanyak menjadi kepala desa di Indonesia adalah lulusan SMA sebanyak 57,84%. Setelah itu, diikuti oleh jenjang pendidikan Sarjana sebanyak 21,84% dan di bawah SMA sebanyak 18,78%. Terakhir, gelar S1/S2 yang jarang sekali menjadi kepala desa dengan persentase sebanyak 1,54%. 

Provinsi Papua Barat dan Papua mempunyai kepala desa dengan jenjang pendidikan dibawah SMA diatas 50%. Hal ini menunjukkan asumsi bahwa pendidikan di Papua Barat dan Papua masih minim. Bahkan, kedua provinsi ini mempunyai kepala desa dengan lulusan Sarjana yang sedikit sekali, yaitu di bawah 10%. Pemerintah harus lebih memperhatikan pendidikan di Papua Barat dan Papua yang mana mereka seharusnya juga mendapatkan kepala desa yang kompeten agar masyarakatnya juga berintegritas.

Dengan fakta bahwa banyaknya kepala desa yang hanya lulusan SMA, ini menunjukkan bahwa kurangnya faktor penting pendidikan dalam masyarakat Indonesia dalam memilih suatu pemimpin. Pendidikan seharusnya menjadi indikator penting dalam memilih suatu pemimpin karena hal itu menambah kredibilitas dari calon tersebut. Pendidikan menunjukkan kompetensi dari suatu kepemimpinan karena mereka teruji dan seharusnya mempunyai wawasan yang luas. Lulusan Sarjana, Master, atau Doktor memang tidak mutlak kompeten dalam menjadi kepala desa, tetapi setidaknya faktor ia telah menjalani pendidikan tersebut membuat mereka mempunyai sudut pandang dan wawasan yang lebih luas dibandingkan dengan lulusan SMA atau dibawahnya.

Penulis : Alfano Fadil Juyendra

Referensi

Badan Pusat Statistik. (2021). Statistik Keuangan Pemerintah Desa 2020. Jakarta, Badan Pusat Statistik.


Posted

in

by

Tags:

Comments

Leave a comment